Ada suatu masa kita bertanya apa itu namanya jatuh cinta dan
seperti apa rasanay jatuh cinta?. Pertanyaan itu mungkin sering muncul dibenak
kita, dan dari sekian banyak kejadian jatuh cinta itu menurut pandanganku
adalah sesuatu yang menyangkut masalah hati dan perasaan diri kita. Ketika dua
hal tersebut telah disatukan maka bisa jadi akan muncul perasaan tersebut dan
apabila kita salah menempatkan hati kita maka kau harus siap menanggung
akbiatnya sendiri, karena jatuh cinta itu diibaratkan suatu permainan yang
rumit bisa membuat dirikita bahagia atupun terluka, oleh karena itu kau harus
bisa memecahkannya dan keluar dari setiap permasalahannya jika tidak maka kau
akan merasakan akibatnya.
Apa kau pernah mendengar yang namanya cinta bertepuk sebelah
tangan, atau mungkin kau sendiri pernah merasakannya?. Mungkin cinta bertepuk
sebelah tangan itu sangatlah menyakitkan namun bila itu yang harus kau rasakan
demi kebahagiaan suatu hubungan antara kau dan dia maka kau harus menahan rasa
itu sendirian.
Ada tiga orang sahabat yang memiliki kepribadian yang
unik-unik mereka berteman sejak duduk di bangku sekolah dasar meskipun tidak
satu kelas, tetapi mereka selalu menghabiskan waktu bersama sampai mereka
meranjak dewasa.
Dan mereka adalah laras, arini, dan lisa. Laras, dia adalah sesosok remaja yang sedikit
tomboy, dengan paras yang cantik tak sedikit pria-pria yang menyukai dan
mengaguminya, dia tinggal dengan kedua orang tuannya dan kakak perumpuannya
yang bernama Ani, setiap hari sepulang sekolah ia selalu menghabiskan waktu degan
teman-temannya. Hanya bercerita dan bercanda yang mereka lakukan setiap hari,
namun itulah kebahagiaan yang mereka rasakan saat bersama-sama. Laras memiliki sahabat yang sangat ia sayangi yaitu Lisa, dan
arini. Mereka berteman sejak masih kecil tepatnya waktu Laras pindah dari
bandung, merekalah yang selalu bersama Laras yang selalu mengerti isi hati
Laras baik suka maupun duka, begitu juga sebaliknya. Tak terasa waktu berputar begitu cepat hingga
membuat tiga sahabat itu yang dulu masih bermain kejar-kejaran dan mandi di
sungai bersama teman-teman yang lainnya dan menikmati masa-masa kecil itu yang
dipenuhi tawa canda yang menyenagkan, kini mereka tumbuh menjadi remaja-remaja
yang canti dan banyak dikagumi pria-pria.
Setelah lulus SMA arini memutuskan untuk kulia di luar kota sedangkan
laras dan lisa memutuskan untuk langsung bekerja dikarenakan mereka berdua
dulunya lulusan smk. Mereka bertiga tidak satu sekolahan laras dan lisa satu
sekolahan tetapi lisa adalah kakak kelas dari laras dan arini, sedangkan arini
ia sekolah di sma 1. setelah berusaha mencari pekerjaan dan melamar ke berbagai
tempat merka berdua belum mendapatkan pekerjaan juga tetapi mereka tidak
pantang menyerah tetap selalu berusaha dan pada akhirnya lisa dipanggil suatu
perusahaan untuk melakukan tes dan ia diterima di perusahaan tersebut,
sedangkan laras masih menunggu panggilan dari salah satu perusahaan tersebut.
Dengan perasaan gembira lisa memberi kabar kepada arini
bahwa ia diterima bekerja, laras hanya mengembangkan senyumnya dihadapan lisa
walu dalm hatinya berharap bahwa ia bisa diterima bekerja seperti lisa.
Setelah beberapa minggu kemudian laras mendapakan telpon
dari suatu perusahaan dan dengan hati yang gembira ia memberi tahu kedua orang tuannya
bahwa ia telah diterima bekerja, dengan megucap syukur kedua orang tuannya
merasa senang karen putri bungsu mereka telah diterima bekerja. Dan segera ia
mengabarkan berita itu kepada lisa.
Keesokan harinya laras berangkat bekerja diantar ayahnya naik
motor dengan perasaan gembira ia memulai pekerjannya. Di jam istirahat laras
dan lisa saling megirim pesan dikarenakan setelah bekerja di perusahaan itu mereka
jarang bertemu, lisa tinggal di rumah sudaranya yang lebih dekat dengan tempat
kerjanya. Dan waktu kebersamaan mereka semakin jarang untuk bertemu ditambah
lagi arini yang kulia di luar kota. Akan tetapi persahabatan mereka tetap
terjalin dengan baik seperti sebelum-sebelumnya.
Setelah beberapa bulan laras bekerja di perusahaan tersebut
ia merasa kalau pekerjannya begitu melelahkan dan ditambah lagi sering kali ia
pulang terlambat. Kemudian laras memutuskan untuk risaint bekerja dan sebelum
mengambil keputusan itu ia meminta izin kepada kedua orng tuanya dan tak lupa
kepada kedua sahabatnya itu arini dan lis, dan mereka bilang itu semua adalah
keputusanmu, semua tersera kamu.
Setelah beberapa minggu laras berhenti bekerja lisa menelpon
laras dan mengabarkan bahwa ia ingin risaint juga dari pekerjannya karena
banyak kejadian di perusahaan di mana ia bekerja. Tetapi sebelum ia memutuskan
untuk benar-benar berhenti bekerja ia masih ragu dikarenakan di dekat tempatnya
bekerja itu ia mendaptkan teman baru dan hampir setiap malam pulang bekerja ia
diantar oleh temannya itu yang bernama febry Sebenarnya bukan cuman adi yang
pernah mengantar lisa pulang, ada juga seseorang yang mengantarnya pulang yaitu
adi, bahkan perna main ke rumah lisa waktu lebaran .Kedua priya itu bekerja di
depan tempat lisa bekerja dan nampaknya mereka sedang mendekati lisa. tetapi keputsan
lisa sudah bulat untuk risaint dari pekerjannya tersebut.
Sedangkan arini ia sibuk menyiapkan diri untuk tugas-tugas
kulianya. Ia selalu berusaha denga keras supaya mendaptkan nilai yang bagus
karena ia tidak ingin membebani kedua orangtuanya, ia masuk ke universitas
tersebut dengan biasiswa karena itu ia berusaha keras agar tidak mengecewakan
kedua orangtunnya.
Rasanya waktu begitu cepat berlalu tak terasa yang dulunay
mereka hampir setiap harinya bersama dan kini mereka hanya tiga bulan sekali
bahakna setahun sekali untuk bisa berkumpul seperti dulu, tapi lama-kelamaan
mereka sudah terbiasa dengan hal itu.
Mungkin bagi orang-orang pacaran itu adalah hal yang biasa
apa lagi dikalangan remaja seperti mereka, tapi bagi laras, arini, dan lisa itu
adalah hal yang mustahil akan terjadi kepada diri mereka, bukan berarti tidak
ada yang menyukai mereka atau bahkan yang mereka sukai akan tetapi mereka tidak
terlalu memper dulikan hal itu dan bahkan mereka bertiga berjanji jika diantara
mereka ada yang mereka sukai atau bahkan sudah pacaran maka mereka akan
memberikan sebuah hadiah mungkin bagi sebagian orang itu adalah hal yang
sedikit berlebihan tetapi bagi tiga sahabat itu adalah kebahagiaan tersendiri
bagi mereka. Hingga suatu ketika masa itu tiba dan menghampiri salah satu dari
mereka dan mulai berani untuk membuka hatinya dan dia adalh lisa, ya lisa lah
yang pertama kali diantara mereka yang mulai merasakan yang namanya pacaran.
Tentu saja kedua temannya itu tidak hanya tinggal diam mereka langsung
menanyakan hal tersebut kepada lisa, dan lisapun meminta persetujuan dari kedua
sahabatnya itu. Mereka memang belum terlalu kenal dengan seseorang yang sedang
dekat denagn lisa tetapi mereka yakin bahwa pilihan lisa itu adalah pria yang
baik dan benar-benar menyukai lisa. akan
tetapi laras tidak hanya tinggal diam dan langsung mempersetujui hubungan lisa
dan diky karena ia takut kalau sahabatnya itu terluka dan disakiti. secara
diam-diam ia mencari tahu tentang masa lalu diky tersebut karena ia tida ingin
kedua kalinya meliahat sahabatnya tersebut sakit hati. Cukup sekali ia meliahat
lisa disakiti oleh pria yang bernama Adi, meskipun mereka belum sempat pacaran
dan itu cukup melegakan hati laras dan arini karena bagi mereka jika ada salah
satu dari mereka tersakiti oleh seseorang maka akan berhadapan dengan mereka.
Diantara mereka bertiga emang lah lisa yang pertama kali
merasakan yang namanya pacaran akan tetapi sebelum itu arini yang cintanya
tumbuh seajak ia duduk di bangku smp dan ia hanya memendam perasaan tersebut
sangat dalam hingga tidak ingin orang lain tahu bahwa ia sedang menyukai
seseorang sejak lama, tetapi ia selalu mengabaikan perasaan yang timbul secara
sendirinya ia hanya mengganggap perasaan itu adalah perasaan sebagai seorang
teman dan hanya menjadi sebagai pengagum rahasia saja Mungkin bagi arini ia
lebih baik menyimpan perasaannya sendiri ketimbang harus mengungkapkanya dengan
begitu ia masih bisa berkomunikasi dengan orang tersebut dan itu sudah cukup
membuat hatinya bahagia.
Seteah berjalan satu bulan hubungan lisa dan diky, merekapun
merayakan hari jadinya atau disebut dengan aniversary yang ke satu bulan di
rumah lisa ia datang langsung, dan diky memberi hadiya kepada lisa dan saat itu
mereka merayaknnya tidak hanya berdua saja tetapi ditemanni salah satu
sahabatnya yaitu laras dan dengan perasaan yang gembira ia melihat bahwa sahabtnya
itu telah mendapatkan seseorang yang benar-benar mencintai dirinya dan laras
berharap agar lisa dan diky agar tetap selalu menyayangi satu samalainnya.
Ketika itu laras merasa bahwa ia ingin seperti lisa
merasakan kebahagian yang dicintai oleh seseorang dan bukan bermaksud ia iri
hati kepada lisa dengan apa yang didpatkan lis atersebut, hanya saja ia tidak
ingin sama seperti arini yang hanya bisa memendam persaan sendiri, dan suatu
ketika seakan-akan tuhan mendengar semua keluhan laras. Begitu banyak pria yang
mendekati laras buakan hanya satu atau dua bahkan enam sosok pemuda yang
mencoba mendekati laras. Akan tetapi satu persatu ia tolak karena tidak ada
yang cocok denagn dirinya, meski begitu masih ada beberapa yang bertahan dan
tetap berharap agar laras menerimanya. Sebenarnya sama halnya denag arini laras
sudah menaruh hatinya kepada seorang pria yaitu kakak kelsanya waktu sma dan
dia sangat mengagumi pria tersebut selain tampan ia juga mahir bermain alat
musik dan bernyanyi karena dulunya ia adalah salah satu anggota band di smanya
ditambah lagi ia pintar mebuat kue pukis yang sangat disukai laras hampir
setiap ia pergi kepasar ia selalu mampir ditempat kue itu bukan hanya sekedar
ingin membeli kue pukis tersebut akan tetapi ia ingin meliaht senyuman dari
kakak seniornya itu yang bernama Dian. Laras seringkali diolok-oloki oleh arini
dan lisa ketika mereka sedang berjalan didepan tempat jualan kak dian, dan
denagan senyum-senyum malu ia lewat di depan orang yang iya kagumi.
Tetapi meski ia meyukai kakak kelsanya itu dan kak dianpun
baik kepada laras ia sadar bahwa kak dian hanya mengangapnya tak lebih dari
seorang adik, dan laraspun menyadari hal itu karena dian telah memilik
seseorang yang ia cintai. Meski sangat kesecwa tetapi laras tetap mengagumi dian
dan coba untuk tidak memiliki perasaan apapun kepadanya walupun itu sangat
sulit baginya.
Mungkin setiap cinta tidak harus terbalas ada juga hanya
bisa dipendam dan tak dapat diungkapkan sama seperti yang dirasakan oleh laras
dan arini mungkin mereka tak seberuntung lisa yang dicintai oleh orang yang
benar-benar mencintainya. Meskipun begitu, tetapi laras dan arini percaya bahwa
disuatu hari nanti akan datang seseorang yang tulus dan benar-benar mencintai
mereka apa adanya.
Hari minggu mungkin sering dijadikan hari untuk bersantai
dan liburan bagi sebagian orang begitu halnya dengan lisa ia menghabiskan hari
minggu dengan diky dan mereka tidak hanya berdua saja tetapi juga ditemani anis
dan leo, rencananya mereka mau pergi keluar tetapi berhubung hari sudah sore
dan tidak ada tujuan merekapun memutuskan untuk makan-makan di rumah lisa.
Dan dihari minggu itu pula laras memutuskan untuk pergi
kerumah widia. Dulu widia dan laras satu sekolah waktu SMA dan mereka cukup dekat,
akan tetapi setelah lulus SMA mereka tidak terlalu akrab tapi masih berhubungan
baik. Setelah hampir satu tahun mereka tidak bertemu dan terahir mereka bertemu
pada saat pengambilan ijaza dan kebetulan waktu itu widia baru saja berulang
tahun. Kemudian laras pergi kerumah widia ditemani dina yaitu temannya
sekaligus sepupunya.
Sesampai di rumah widia mereka berbincang-bincang dan tak
lama kemudain widia menelpon seseorang untuk datang kerumahnya dan ternyata
seseorang yang sedang ditelpon oleh widia tersebut adalah arta, dan dina yang
tak sabar menunggu langsung mengajak laras pergi dari situ. Padahal jika laras
dan dina menunggu lebih sedikit lagi kemungkinan laras dan arta akan bertemu
pada saat itu juga namun mereka belum dapat dipertemukan. Kemudian laras dan
dina pamit pulang akn tetapi setelah pulang dari rumah widia mereka tidak
langsung pamit pulang melainkan pergi ketaman.
Diperjalanan pulang laras dan dina mampir kesuatu temapat
dan ternyata dina ingin menemui seseorang yang bernama dio, dio adalah agen
penjualan barang online dan dina salah satu membernya waktu itu dina sedang
memesan barang, dan ketika dio melirik laras ia langsung tersenyum dan
sepertinya dio tertarik kepada laras, kemudian dina menyadari hal itu dan
langsung mengajak laras pulang karena dina tahu sifat dio adalah seorang play
boy dan ia tak ingin temannya terjebak oleh pria seperti dio itu.
Ke esokan harinya laras mendapat telpon dari pamannya, dan
ia memninta tolong kepada laras untuk tinggal di rumahnya sementara waktu
dikarenakan ia sedang terkena musibah ayah mertuanya meninggal. Dan ia pergi ke
luar kota selama beberapa waktu untuk menghadiri pemakamannya. Kemudia laras
meminta lisa dan dina untuk menemaninya tinggal di rumah pamannya tersebut
selama beberapa hari, lisa meminta izin kepada ibunya begitu juga dengan dina
dan mereka diizinkan untuk menemani laras.
Sesampainya di rumah paman laras, mereka menunggu susan
didepan rumah dan ada salah satu tetangga pamannya menyapa mereka, karena
bingung melihat mereka membawa tas yang begitu besar dan duduk diteras seperti
orang terkena banjir saja, setelah beberapa jam mereka menunggu kunci dari
susan, rasa lapar tak bisa ditahan lagi dan akhirnya ide muncul dari dina ia
langsung mengambil hp laras dan mengirimkan pesan kepada dio, karena dina tahu
kalau dio menyukai laras dan dina memanfaatkan kesempatan itu juga ia meminta
dio untuk membelikan mereka makanan dan dio langsung mengiyakan permintaan
dina, karena dio menyangka itu adalh permintaan dari laras. Setelah sampai
laras bingung kenapa ada dio disitu dan membawa bnayak makanan, tanpa basa-basi
dina langsung melahap mkanan yang dibawa dio tadi karena sudah sangat
kelaparan.
Setelah menuggu beberapa jam akhirnya susan sampai dan ia
langsung membuka pintu rumahnya, ketika mereka membuka pintu dan masuk mereka
melihat keadaan rumah yang sangat berantakan dan berserakan dari depan hingga
kebelakang seperti kapal pecah. Dan mereka muali membagi tugas dan membereskan
semuannya satu persatu, setelah hampir selesai dan hari sudah menjelang sore
mereka memutuskan untuk melanjutkan besok pagi. Mereka di sana tidak hanya berempat tetapi ditemani juga
oleh kakaknya laras yaitu kak ani, ia sudah bangun pagi-pagi karena mau
berangkat bekerja dan juga menyiapkan sarapan untuk mereka. Setelah sarapan dan
beres-beres mereka bersantai sambil menonton tv dan bermain hp. Tak lama
kemudian lisa menerima telpon dari diky dan ia mengajaknya keluar tetepi lisa
lagi malas untuk keluar dan diky memutuskan untuk menemuinya di rumah paman
laras dan ia membawakan bakso dan es jagung untuk kedua teman lisa sebagai
salam perkenalan. Semakin hari semakin lengket saja antara lisa dan diky.
Akan tetapi meskipun banyak orang yang menilai hubungan lisa
dan diky terlihat baik-biak saja dari luar sebenarnya ada banyak sekali
percekcokan yang terjadi antara mereka berdua namun bisa mereka atasi dengan
kepala dingin. Mungkin karena mereka belum terlalu mengenal sifat masing-masing
dan hubungan merekapun baru satu bulan, jadi wajar kalau mereka masih bisa
dihasut oleh orang lain. Namun lisa mendapatkan sesuatu yang ganjil dari diky
ketika ia menanyakan seseorang yang pernah dekat dengan dirinya sebelum ia
mengenal lisa. diky menjawab semua pertanyaan lisa namun ada seseorang yang
tidak ia jelaskan kepada lisa dan ketika lisa bertanya diky langsung saja marah
dan tidak ingin membahsnya lagi, tentusaja llisa bingung dengan sikap diky
tersebut dan lisapun mulai curiga terhadap diky dan siapa seseorang yang dulu
pernah dekat dengan dia sampai-sampai ia sangat marah jika lisa bertanya dan
membahas masalh itu dan lisa tidak akan tinggal diam mengenai masalh ini ia
akan mencari tahu sendiri. Lisa menceritakan semua keluh kesahnya kepada laras
dan laras ia memberi saran kepada lisa agar jangan terlalu membahasa masalh itu
dan ia membantu lisa untuk mencari siapa seseorang yang dimaksud lisa. mereka
tidak memberi tahu masalh ini kepada arini karena arini sedang menyelesaikan
tugas-tugas dan masalah kampusnya, mereka tidak ingin membebani arini dengan
masalah tersebut.
Sementar itu melihat dina dan lisa sibuk pacaran sedangkan
laras disibukan dengan para pria yang sedang mencoba mendekatinya seperti dio,
ali, dan natan. Ketiga pria itu berusaha untuk mnedekati laras namun diantara
mereka belum ada yang menarik perhatian laras. Sebenarnya bukan hanya ketiga
pria tersebut yang mau mendekati laras tetapi sudah menyerah terlebih dahulu
karna sikap laras yang begitu dingin dan cuek. Akan tetapi diselah-selah begitu
banyak pria yang mencoba untuk mendekati laras, datanglah seseorang yang tak
tahu dari mana asalnya dan dengan maksud ingin berteman.
Laras mungkin orang yang cuek dan tidak terlalu mau ambil
pusing dengan maslah orang lain tetapi kalau masalah yang datang menghampiri
orang-ornag disekelilingnya apa lagi orang terdekatnya ia tidak akan tinggal
diam dan langsung turun tangan untuk menghadapi masalah tersebut seperti yang
sedang dialami oleh lisa saat itu, ia langsung turun tangan dan membantu lisa. Pendengar
yang setia mungkin itulah sebutan yang cocok untuk laras selain suka membantu
teman-temannya ia juga sering sekali mendengar curhatan dari orang-orang bukan cuman
ketiga sahabatnya saja tetapi banyak orang yang merasa nyaman ketika sedang
berbicara kepasa laras. Selain mendengarkan curhatan dan keluh kesah dari
teman-temannya ia juga sering memberikan sedikit masukan kepada orang yang
curhat kepadanya. Mungkin itulah yang dirasakan oleh arta rasanyaman. Ia adalah arta seseorang yang hadir tanpa disengaja ia
datang dengan maksud menanyakan tentang widia kepada laras karena dulu waktu
sma laras dan widia sempat dekat dan satu kelas. Arta adalah orang yang baru kenal
dengan laras yang lebih tepatnya arta adalah mantan dari widia yaitu teman
laras.
Suatu ketika arta dan widia sedang dihadapkan dengan masalah
hubungan mereka, arta yang mulai bosan dengan sikap kekanak-kanakan wida membuat
arta ingin mengakhiri hubungan mereka. Dan arta menanyakan semua tentang masa
lalu widia kepada laras, laras hanya memberikan sedikit informasi kepada arta
yang ia ketahui saja. Tetapi keesokan harinya arta terus mengirim pesan walau
hanya sekedar menyapa bahkan arta ingin menelpon laras karena laras orang yang
humoris dan mudah berbaur dengan ornag baru maka arta penasaran dengan sesosok
laras tersebut.
Akan tetapi ada pria yang lebih dulu mendekati laras dan
sudah melangkah lebih sedikit dari pria-pria lain yaitu natan, mungkin ia sedikit beruntung dari semua pria
yang pernah dekat dengan laras tetapi gagal dan ia mulai memutuskan untuk
mengungkapkan perasaannya kepada laras sebelum terlambat. Dan iapun pergi ke
rumah laras untuk menemuinya dan mengungkapkan semua perasaannya kepada laras.
Sesampainya natan dan abi temannya di rumah laras, dengan persaan gugup dan
gemetar ia menemui laras dan saat ia menatap wajah laras seakan-akan ia tak
bisa mengungkapkan satu katapun. Tetapi ia coba menenangkan diri dan
menghilangkan rasa grogi itu tapi rasa gugup dan di campur dekdegan itu lebih
besar ketimbang rasa keberaniannya untuk mengungkapkan perasaannya kepada
laras, dan setelah menunggu beberapa jam kemudian natan belum juga
mengungkapkan perasaannya dan semakin ia diolok-oloki oleh lisa dan anis, dan
akhirnya nyali natan tak cukup besar untuk menyatakan perasaanny kepada laras
dan waktu itu entah apa yang ada dipikiran natan ia langsung keluar dan pamit
pulang tanpa mengluarkan kata-kata apapun dan dengan terheran-heran kedua teman
laras melihat kepergian natan secara tiba-tiba, dan setelah kejadian itu sudah
jarang menghubungi laras.
Sebenarnya laras tidak menyukai natan hanya saja ia ingin
tahu lebih dalam kepribadian dari nantan, lagi pula ia sebelum mengambil
langkah tersebut ia sudah menceritakan hal tersebut kepada arini, dan arini
menyarankan kepada laras untuk tidak teralu memberikan harapan kepada natan,
lagi pula natan masih duduk dibangku sma sedangkan laras sudah tamat sma
meskipun usia mereka seumuran tetapi sifat nantan masih kekanak-kanakan belum
terlalu dewasa dan belum bisa mengambil keputusan yang biajak apa lagi untuk
membimbing laras. Maka dari itu laras memikirkan keputusannya tersebut dan
untungnya natan tidak mengungkapkan perasaannya di depan laras dan
teman-temannya, sebenarnya laras sengaja mengajak teman-temannya kerumahnya
supaya nantan sedikit canggung untuk menyatakan perasaannya di depan banyak
orang. Tetapi kalau ia memang benar-benar menyukai laras ia pasti akan berani
mengungkapkan perasaannya di depan banyak orang dan di depan umum sekalipun,
setidaknya itu adalah salah satu bukti bahwa ia benar-benar menyukai laras
kalau memanag ia laki-laki sejati.
Berbeda dengan laras yang disibukan dengan banyaknya pria yang
mendekatinya, arini juga disibukan tetapi bukan masalah pria melaikan dengan
masalah tugas dan kuliahnya sangking cintannya ia dengan pelajaran fisika
sampai-sampai ia lupa waktu karena belajar,
ditambah lagi ia mengikuti sebuah organisasi yang banyak menguras tenaga
dan fisik seperti latihan militer. Arini emang beda dari kedua sahabatnya itu
ia lebih fokus menata kariri dan masa depannya dan diselah-selah kesibukannya
itu ada seseorang yang hadir untuk membantu dan menyemangati arini ia adalah
dimas, dimas adalah pria yang mencoba untuk mendekati arini ia sudah lama
mengagumi arini sejak mereka pertama kali masuk ke organisasi tersebut dan
waktu itu mereka sedang melakukan pelatiahan dan tak sengaja mereka satu tim.
Dan dimas banyak membantu arini pada saat pelatihan, ia menyuaki sikap arini
yang ramah, sopan, dan tegas. Diams terus berusaha untuk mendekati arini dan
meluluhkan hatinya, akan tetapi meskipun arini menyukai keberadaan dimas dan
bantuannya ia tak lebih menggangapnya sebagai teman satu tim, dan arini lebih
mengagumi sesosok pelatihnya itu yang bernama Danu, ia lebih menyukai
pelatihnya itu ketimbang dimas walaupu dimas sudah banyak membantu arini,
meskipun begitu ia tahu kalau ia hanyalah sebatas pengagum dan adik dimata
danu.
Tidak hanya sampai di situ saja dimas yang pantang
menyerahpun berusaha untuk meyakinkan hati arini, dan ia memutuskan untuk
mengungkapkan perasaannya kepada arini. Keseokan harinya dimas telah membuat
rencana untuk dapat bertemu dengan arini dan mengungkapkan isi hatinya
tersebut, ia melibatkan ami teman satu asrama dengan arini yang lebih dekat
dari yang lain di asrama itu, dan amipun membantu dimas untuk membujuk arini
agar mau datang ke suatu tempat yang telah disipakan oleh dimas. Mungkin
keberuntungan belum berpihak pada dimas ketika arini dan ami menuju suatu
tempat yang dimaksud dimas tersebut,ketika mereka sampai di ruangan tersebut
arini bingung apa yang sebenarnya ingin ami katakan kepadanya dan ami menyuruh
arini untuk tetap menunggu sampai dimas datang, ketika dimas sampai diruangan
itu dan arini langsung terkejut dengan keberadaan dimas disitu ia bingung
sebenarnya apa yang terjadi, dan dengan semangat dimas mengumpulkan
keberaniannya dan berusaha untuk menyatakn persaanya kepada arini dan tiba-tiba
arini mendpat pesan bahwa ia sedang ada kelas dan ia langsung bergegas keluar
meninggalkan dimas sendirian diruangan itu.
Dengan perasaan kecewa karena hampir sedikit lagi ia
menyatakan perasaannya kepada arini namun gagal seketika, dan ia merasa sedih
dan gelisah. Pada malam harinya ia mencoba untuk menghubungi arini dan dengan
maksud menjelaskan tujuannya, tetapi arini bulum membalas pesan dari dimas
karena ia masih ada tugas, dan setelah beberapa hari kemudian ada pesan yang
masuk dari ponsel dimas, dan ternyata itu adalah pesan dari seseorang yang
sedang ditunggu oleh dimas yaitu arini. Arini tidak mengerti apa yang dimaksud
dimas dalam pesannya itu, dan dimas menyatakan seluruh perasaannya kepada arini
lewat pesan, dan arini terkejut karena ia menganggap dimas hanya teman saja dan
tidak lebih, meskipun arini merasa nyaman dan senang bersama dimas karena ia
banyak membantunya keika ia sedang pelatihan organisasi waktu itu. Akan tetapi
dimas yang sudah terlanjur mencintai arini dan ia berusaha sekali lagi untuk
meyakinkan arini supaya ia bisa menerima cintanya, namun tidak semudah itu
untuk menaklukan hati arini, arini sudah menanamkan tekad sejak dulu bahwa ia
tidak ingin berpacaran sebelum ia menyelesaikan kulianya dan berkerja, iapun
memberikan pilihan kepada dimas yaitu bersama tapi hanya sebagai teman atau
berkomitmen sampai ia selesai dengan masalah kulia dan pekerjaanya. Tetapi
dimas yang butuh kepastian dan tidak ingin menunggu terlalu lama ia merasa
hancur dan menyerah begitu saja, dan sejak saat itu ia sudah tidak lagi
menghubungi arini.
Nasip percintaan antara arini dan laras mungkin tidak
terlalu jauh berbeda mereka sama-sama dikejar oleh orang-orang yang tidak
mereka sukai sedangkan orang yang mereka sukai terlalu jauh untuk dikejar.
Kecurigaan lisa terhadap diky mulai terungkap ia mengetahui
siapa orang yang pernah dekat dengan diky, perempuan itu adalah rosa ia mantan
kekaksih diky dan dulu mereka hampir tiga tahun pacaran tetapi hubungan mereka
kandas ditengah jalan dikarenakn rosa pergi meninggalkan diky ke luar kota ia
pergi dengan alasan mencari pekerjaan di luar kota dan hubungan merekapun putus
karena mereka jarang berkomunikasi, dan lisapun langsung memberikan informasi
itu kepada laras. Laras yang tak sabar segera mencari akun facebook rosa dan ia
melihat semua photo rosa bersama dengan diky, bukan hanya di akun facebook rosa
saja tetapi ada juga di akun facebook diky yang lama. Lisa langsung down
melihat semua itu, laras langsung menenangkan lisa dan tidak membahas masalah
itu lagi sementara waktu sampai suasana hati lisa membaik.
Lisa tidak langsung mengatakan semua apa yang telah ia
ketahui tentang diky dan rosa ia hanya berpikir positif dan tidak ingin
membahasnya lagi karena ia menganggap itu adalh masalalunya diky dan tak perlu
untuk dibahas lagi. Sejak saat itu lisa tidak lagi mengungkit-ungkit dan
mencari tahu tentang rosa dan masalalu diky, karena itu akan membuat hatinya
sakit. Begitu juga dengan teman-temannya mereka tidak lagi membicarakan dan
menanyakan hal itu.
Hampir setiap hari arta mengirimkan pesan kepada laras, dan
laraspun menanggapi pesan-pesan dari arta, dan sampai akhirnya laras mengetahui
bahwa arta mengidap suatu penyakit yang cukup serius yaitu penyakit avm
(kelainan rangkaia sirkulasi darah normal). Penyakit ini sedikit membahayakan
bagi penderitannya ia bagaikan bom waktu yang bisa meledak kapan saja, avm ini
adalah penyakit yang mempengaruhi sistem kerja pada otak dan syaraf misalnya
mulai melemahnya syaraf otot, penglihatan kabur, pendengaran sedikit terganggu,
dan panas dibagian kepala. Penyakit ini
sudah ada sejak bayi maish janin, atau didapatkan berdasarkan paktor keturunan.
Biasanya para pengidap avm ini tidak merasakan gejala apapun tetapi ketika ia
beranjak dewasa dan berumur sekitr 19 thn ia akan mulai merasakan perbedaan pada
tubuhnya. Tetapi arta sedikit beruntung diantara orang-orang yang terkena
penyakit avm ini, tidak sedikit orang yang
mengidap penyakit ini meninggal duni. Laras yang tak tahu akan keadaan
arta yang sebenarnya langsung meminta penjelaskan kepada arta soal penyakit
yang dideritanya itu, namun arta belum mahu menceritakan kondisinya itu kepada
laras. Setelah ia mengenal dan menilai bahwa laras adalh seseorang yang dapat
dipercaya lagi pula laras juga sering memberikan candaan kepada arta, jadi arta
berpikir bahwa laras bisa membantunya untuk jadi teman curhatnya, baik tentang
masalahnya dengan widia maupun tentang kondisinya itu.
Karena laras tidak tegaan dan mudah kasihan kepada orang
lain, hatinya langsung terenyuh setelah mendengar cerita arta ia langsung
meneteskan air mata. Arta menceritakan bagimana ia dulu melawan masa-masa
komanya dan ia harus berjuang ketika ia tidak bisa berjalan, berbicara selama
beberapa bulan, dan ia berjuang tanpa ditemani kedua orang tuannya ia adalah
anak perantauwan yang pergi keluar kota untuk mencari pekerjaan, dan ketika arta
telah mendapatkan pekrjaan dengan gaji yang cukup besar namun tuhan berkata
lain ia diberi cobaan dengan penyakit ''AVM'' yang ada di otaknya tersebut. Ia
menceritakan semua itu kepada laras dan ia menyesali atas segal perbuatannya
karena telah menghambur-hanburkan uang, berpoya-poya sewaktu ia masih bekerja
di sebuah perusahaan sebelumnya, dan arta menyesali bahwa iya dulu perna mepermainkan banyak
permpuan dan ia menyadari hal itu ketika ia diberikan cobaan oleh allah dengan
penyakit yang dideritanya.
Komentar
Posting Komentar